Sabtu, 21 Februari 2009
Hari Minggu tanggal 15 Februari 2009 kami menutup investasi usaha mudharabah yang kami kelola
Berawal dari sedikit kekhawatiran dan besarnya keyakinan, kami bertiga memutuskan untuk menjalankan usaha mudharabah pembibitan dan jual beli sapi perah yang berlokasi di Dusun Maron Desa Pujon Kidul Pujon Malang.
Alhamdulillah, atas kuasa dan pertolongan Allah SWT ihtiar kami mendapatkan banyak kemudahan dan kejutan-kejutan yang menggembirakan.
Alhamdulillah, satu tahapan yang memang lumayan berat sudah kami lalui, yaitu memulai langkah awal. Perjalanan kami awali dari pembuatan proposal pada bulan November 2008, bulan Desember 2009 kami luncurkan blog kami yang cukup sederhana. Pada bulan Januari 2009 kami mulai pembangunan kandang dan pada tanggal 15 Februari 2009 investasi kami tutup. Cukup banyak masukan yang kami dapatkan dari para pengunjung blog. Terima kasih atas masukan dari Bapak dan Ibu semua.
Tidak ada kata yang bisa terucap selain rasa syukur dan haru ketika kami mendapatkan kesediaan investasi dari Mas Wedya, semua atas izin dan kebesaran Allah semata. Mas Wedya pun menyempatkan diri berkunjung ke kandang kami yang masih dalam proses pembangunan. Tak hanya berhenti di situ, Pak Muhammad Tamin yang nun jauh di Abu Dhabi pun bersedia menanamkan investasinya dalam usaha mudharabah sapi perah ini. Dan selanjutnya investor-investor yang lain bersedia untuk bersama-sama membuka jalan bersama kami (babat alas = jawa) dengan menanamkan investasinya dalam usaha ini.
Maha Besar Allah, kami belum pernah berkenalan sebelumnya dengan beliau-beliau ini.
Semua atas izin Allah SWT.
Tak lupa kami sampaikan terima kasih atas amanah yang sudah diberikan kepada kami, mohon doanya untuk keberkahan usaha investasi syariah mudharabah ini.
Satu hal yang kami sampaikan kepada para investor, bahwasanya di dalam ihtiar senantiasa berlaku sunatullah, kadang naik kadang turun dan kadang-kadang juga tetap.
Silakan berkunjung ke blog kami untuk melihat perkembangan langkah-langkah kecil kami, semoga langkah-langkah kecil ini menjadi pijakan bagi kami untuk membuat langkah-langkah yang lebih besar. Allahumma amiin.

Sapi yang baru dibeli

Sapi dibawa ke kandang

Pak Moekti beraksi, Pak Bambang dan Mas Riben membantu memegangi

Pak Moekti beraksi, Pak Bambang dan Mas Riben membantu memegangi

Si Chopper mencacah rumput

Malem-malem maakann teruss (biar cepet gemuk ya..)

Sapi dara kosong di kandang
Pak Moekti bilang ke saya “ Yang difoto belangnya Mas, bukan kepalanya!!”
He..he.. maklum tukang foto sapinya masih amatir.
Just info saja sapi di kandang sejak tanggal 15 Februari kemarin sudah ada 7 ekor, 2 ekor sapi dara kosong dan 5 ekor sapi kecil untuk jual beli.
Masih panjang perjalanan yang harus kami tempuh, doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu semua sangat kami harapkan.
Semoga usaha mudharabah ini senantiasa diberi pertolongan, kemudahan, barakah serta diridhai oleh Allah SWT. Allahumma Amiin.
“Ya, Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang kami ketahui. Dan kami memohon ampunan kepada-Mu dari dosa (syirik) yang kami tidak mengetahuinya.”
“Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya akan diri-diri kami dan sekiranya Engkau tidak mengampuni bagi kami dan mengasihani akan kami, niscaya jadilah kami daripada golongan-golongan orang yang rugi.”